Cart

Book Detail

TANHA
by S. Jai

Quick Overview

SETELAH jatuh miskin, jalan hidup Mak Kaji Idayyu Kiyati berubah. Bahkan berputar arah. Janda tua yang pernah menikah empat kali dan terlanjur memenggal masa lalunya itu sadar telah ngugemi spirit hidup yang sempit. Sejarah hidupnya yang getir telah ia gunting usai penggembaraan dalam baca selengkapnya..

Quantity
  • Rp. 1 Rp. 1

SETELAH jatuh miskin, jalan hidup Mak Kaji Idayyu Kiyati berubah. Bahkan berputar arah. Janda tua yang pernah menikah empat kali dan terlanjur memenggal masa lalunya itu sadar telah ngugemi spirit hidup yang sempit. Sejarah hidupnya yang getir telah ia gunting usai penggembaraan dalam kesendiriannya. Seorang putri satu-satunya, Lastri Srigati, tak tahu asal-usul darahnya, bapaknya. Akan tetapi ia mewarisi kemiskinan yang telah membelit, berakar bahkan hingga anak turunnya. Ia dinikahkan paksa oleh Mak Kaji dengan Matjain, pria pemuja leluhur-leluhurnya karena masih keturunan Sunan Bonang dan mengaku punya hubungan khusus dengan trah raja Majapahit, Brawijaya VI.

Belakangan Matjain jatuh cinta pada klenik. Bersama dengan ketiga keturunannya, Ujub Kajat yang cacat, Maya Durghata Karini pemberontak, dan Dalla Ringgit yang tak bergairah, keluarga itu menempuh sebuah dinasti yang kosong karena tak mampu membangkitkan spirit hidup manusia di tengah zaman. Namun mereka harus menempuh jalan sejarah sendiri, menggempur mitos-mitos yang bersulur padanya, dan menanam mitos-mitos barunya. Bahkan harapan-harapannya di suatu masa depan, dicoba bangun kembali, berkat mengampu pada spirit Cerita Panji yang sanggup membebaskan diri dari belengggu ruang waktu.

Bagi Maya Durghata Karini, ahli ilmu jawa dengan predikat sama cumlaude bukan suatu yang sulit. Asal punya kesanggupan dan nyali untuk mengambil satu jalan menuju alam cita di luar ruang dan waktu. Akan tetapi bagi yang lain terkesan naif, kerdil dan tak manusiawi. Semacam frustasi menjalani hidup. Lastri Srigati mati karena ngenes. Matjain menjadi hilang akan alias gila dan pergi berkelana tanpa tujuan. Sementara Ujub Kajat mengebiri diri lantaran terlalu banyak membaca ajran sufi tapi setengah-setengah terakhir kali diketahui membaca Calcutta van Java, sebuah hikayat karangan Zahra Ulaiyya Tanha raannya dan ia menemukan tempat barunya yang jahanam. Di situ Mak Kaji Idayu membangun Kerajaan Edan dan menyebarkan ayat-ayat atas nama dirinya sendiri. 

Inilah referensi anarkhisme dari tokoh-tokoh novel ini. Sesat namun hidup. Bebas tetapi sulit dimaknai, meski bukan berarti kehilangan. Seorang individualis yang menawar pemberian Tuhan. Karena hanya dengan demikian ia bisa bercengkerama dengan dirinya juga dengan penguasa mitos dirinya. Mereka seolah hidup di suatu masa tanpa angka tahun.

Detail Book

: Jogja Mediautama
: 978-602-99092-1-0
: 200 gram
: 14.8 x 21 cm
: SOFT COVER
: WHITE BLACK
: HVS
: 322 pages